Senin, 18 Maret 2019

Kejayaan Abbasiyah

Pada masa Abbasiyah, ummat Islam berjaya dengan luasan wilayah bentangan yang dari Afrika Barat sampai wilayah Iraq. Pusat Abbasiyah berada di Baghdad.
Islam menjadi pusat peradaban dengan tekhnologi yang maju. Pada masanya tekhnologi berkembang sangat pesat namun tentu saja tidak seperti sekarang yang sudah mengenal atom, pesawat dan juga komputer.
Ada yang berpendapat bahwa peradaban Islam hanya mengocopy peradaban sebelumnya yakni Yunani kuno. Tentu hal seperti ini juga tidak benar karena peradaban Abbasiyah juga terpengaruh dari Khilafah sebelumnya yakni Umayyah.
Bagdad menjadi kota modern yang mempunyai fasilitas pemandian yang modern. Islam mempunyai sanitasi yang baik sekali. Setidaknya ada 60. 000 pemandian umum di wilayah Baghdad saja.
Kedokteran sudah ada. Rasulullah sendiri sudah berbicara mengenai kedokteran yang dimuat dalam hadist nabi yang dirangkum dalam buku Thibun Nabawi oleh Ibnul Qayyim.

Di Baghdad sendiri didirikan Rumah sakit besar yang menampung banyak orang. Pada masa itu sebelum mendirikan rumah sakit maka orang akan membuang daging dan melihat mana yang paling lama busuk.
Pada masa itu perhitungan matematika maju . Sebelumnya perhitungan dengan angka sampai sembilan surga ditemukan namun tanpa adanya angka nol. Adapun pada masa Abbasiyah ditemukan yang namanya Al Khawarizmi. Pada masa ini juga berkembang perhitungan trigonometri seperti sinus, cosinus, dan kotangen.
Dinasti Abbasiyah juga sangat berperan dalam perkembangan ilmu Falak atau Ilmu astronomi.

Materi dalam peradaban Abbasiyah
Peradaban yang sudah terlalu berlebihan dalam ushaa materi, sarana kemewahan dan bangunannya. Menurut Ibnul Jauzi dalam karya Al Muntahazam terjadi kebakaran 362 H harta banyak uang terbakar kalau dihitung ada 17300 toko. Sedangkan nilai penjualan mencapai 43000 Dinar.

Pada masa tersebut seorang dokter Khalifah mempunyai gaji 10 ribu dirham sedangkan pendapatan pada bulan Muharram 50 dirham dan pakaian senilai 10000 dirham untuk mengeluarkan darah atau membekam dari Ar Rasyid dia mendapatkan dua kali bayaran dalam setahun sebanyak 100000 dirham.
Pada masanya ditemukan juga mekanik yang membantu pekerjaan manusia. Adapun penggunaan kincir dikembangkan untuk menyediakan pangan bagi manusia.
Ada juga keran yang dapat mengeluarkan air panas jika diputar ke kanan dan air dingin jika diputar ke kiri layaknya dispenser.

Dari Buku Dinasti Abbasiyah
Yusuf Al Isy
#dinastiabbasiyyah
#kejayaanislam
#sejarahislam
#baghdad


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Munculnya Orang Mongol di pentas sejarah Islam

Munculnya Mongol di Pentas Sejarah Islam Sebelumnya orang Mongol adalah penduduk negeri yang jauh dari peradaban . Mereka adalah suku nomade...